bagian timur Pulau Bali tepatnya di Kabupaten Karangasem terdapat dua buah gunung kembar yaitu Gunung Lempuyang dan Gunung Seraya, disebut kembar karena jika dilihat dari laut keberadaan kedua gunung tersebut hampir mempunyai ketinggian dan bentuk yang sama. Puncak gunung di sebelah timur adalah Gunung Seraya, sedangkan yang di sebelah barat disebut dengan Gunung  Lempuyang  atau yang lebih dikenal dengan nama Luhur Lempuyang,
Gunung  Lempuyang secara administratif berada di dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Karangasem dan Kecamatan Abang. Dari Kecamatan Karangasem, pengempon langsung Pura Lempuyang adalah Desa Bukit yang terdiri dari dua Desa Pekraman yaitu Desa Pekraman Jumenang dan Desa Pekraman Batugunung. Desa Pekraman Jumenang adalah desa yang mengempon Pura Lempuyang dari jalur timur, sedangkan Desa Pekraman Batugunung mengempon  Pura Lempuyang  dari jalur selatan.
Dari Kecamatan Abang Desa Tiying Tali yang mewilayahi Desa Pakraman Gamongan secara langsung sebagai Pengempon Pura Lempuyang dari jalur Barat, sedangkan Desa Tista yang mewilayahi Desa Pakraman Purwayu sebagai pengempon langsung Pura Lempuyang dari Barat Laut.
Pura-pura yang berada di komplek Lempuyang berstatus Sad Kahyangan  yang dipuja dan disembah oleh  lapisan masyarakat Hindu. Pura Lempuyang  menurut kiblatnya terletak di ujung Timur Pulau Bali, sebagai tempat memuja Dewa Iswara, yang dilambangkan serba Putih, sebagai dewa  Pengemban Dharma penegak mental spiritual, pujaan dari para rohaniawan, pendeta/pedanda, resi, empu, dukuh, bujangga, sengguhu, pemangku, guru agama dan semua lapisan masyarakat yang meyakini akan adanya kesucian  spiritual pura itu.
Berdasarkan sumber-sumber tertulis, dan kenyataan yang ada di lapangan, bahwa di Gunung Lempuyang ada puncak  ( luhur ), tengah (madya)  dan bawah               ( dasar ).  Di masing-masing bagian jalur ini banyak terdapat pura-pura dan petirtayan (mata air) yang sangat erat kaitannya dengan perjalanan Hyang Geni Jaya sampai akhirnya menemukan kesempurnaan yang abadi di puncak Gunung Lempuyang.  Pura-pura yang ada di masing-masing bagian jalur  tersebut mempunyai dasar sejarah yang berbeda, struktur yang berbeda, pengempon yang berbeda, dan waktu  pelaksanaan upacara piodalan yang berbeda pula.








EMPAT JALAN MENUJU PUNCAK LEMPUYANG



CCCCC
 
GAMBAR GUNUNG LEMPUYANG DENGAN SEMUA PURA-PURANYA
D
 
A
 
B

 
B.DESA GAMONGAN
  1. Pura Tirta Telaga Sawang
  2. Pura Lempuyang Madya
  3. Pura Merajan Bisbis
  4. Pura Pasar Agung
15.  Pura Luhur Lempuyang

  1.  

 
C.DESA BATUGUNUNG
  1. Pura Dalem Dasar Lempuyang
  2. Pura Anggreka Sari
  3. Pura Tirta Sunia merta
  4. Pura Tirta Jagasatru
  5. Pura Danu Sawang
  6. Pura Pesimpenan
  7. Pura Penataran Silawana Hyang Sari
  8. Pura Windu Sari
  9. Pura Tirta Sudamala
  10. Pura Tirta Empul
  11. Pura Batu Penyangcangan
  12. Pura Pasar Agung
  13. Pura Tirta Kamandalu
  14. Pura Tirta Manik Bulan
  15. Pura Luhur Lempuyang
 
A.DESA PURWAYU
  1. Pura Penataran Purwayu
  2. Pura Telaga
 Mas
  1. Pura Pasar Agung
  1. Pura Luhur Lempuyang

 
KETERANGAN:




D.DESA JUMENANG
  1. Pura Penataran Kenusut
  2. Pura Batu Manik Kembar
  3. Pura Pasar Agung
  4. Pura Tirta Manik Mas
15   Pura Luhur Lempuyang
  1.  

 
 

4.1.2. Data Geografis